224634

Tentang SIMPOTDA Provinsi Banten



Welcome to Provinsi Banten

Provinsi Banten terbentuk berdasarkan UU No.23 Tahun 2000 Tentang Pembentukan Provinsi Banten, setelah sebelumnya berupa Karesidenan di bawah naungan Provinsi Jawa Barat. Provinsi termuda di Pulau Jawa ini berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara, Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat di sebelah timur, Selat Sunda di sebelah barat dan Samudera Indonesia di sebelah selatan. Provinsi seluas 8.800,33 km persegi ini terdiri atas empat kabupaten dan dua kotamadya, yaitu Kabupaten Pandeglang, Lebak, Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Tangerang dan Kota Cilegon.

Provinsi Banten terdiri dari 4 kabupaten dan 3 kota dengan 132 kecamatan dan 1.483 kelurahan/desa, yaitu:

1.   Kabupaten Pandeglang, terdiri 28 kecamatan dan 335 desa/kelurahan.

2.   Kabupaten Lebak, terdiri 23 kecamatan dan 300 desa/kelurahan.

3.   Kabupaten Tangerang, terdiri 26 kecamatan dan 328 desa/kelurahan.

4.   Kabupaten Serang, terdiri 26  kecamatan dan 300 desa/kelurahan.

5.   Kota Serang terdiri dari 7 Kecamatan dan 35 desa/kelurahan

6.   Kota Tangerang, terdiri 13 kecamatan dan 104 desa/kelurahan.

7.   Kota Cilegon, terdiri 8 kecamatan dan 43 desa/kelurahan.

Posisi Banten yang terletak antara 105 º 1’11” – 106 º 7’12” Bujur Timur dan 5 º 7’50” – 7 º 1’1” , tercatat memiliki 56 pulau dan mempunyai posisi strategis pada lintas perdagangan nasional dan internasional. Banten merupakan jalur penghubung antara Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa. Wilayah perairan Banten juga merupakan akses menuju salah satu jalur perdagangan internasional tersibuk di dunia, Selat Malaka.

Dengan posisi yang strategis tersebut, Provinsi Banten berupaya untuk mengoptimalkan segala potensi yang ada guna mencapai tujuan dan sasaran pendirian Provinsi Banten, yaitu masyarakat Banten yang mandiri,makmurdan sejahtera.

Pengelolaan potensi Banten harus ditunjang oleh data yang akurat dan valid serta pengaksesan data tersebut secara cepat dan efesien. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Provinsi Banten membangun Sistem Informasi Potensi Daerah.

SIMPOTDA merupakan upaya peningkatan kualitas informasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, khususnya yang terkait dengan potensi-potensi  yang dimiliki Provinsi Banten serta sebagai prasarana pendukung pembangunan daerah yang diarahkan untuk menunjang perencanaan, penetapan kebijakan dan  pengambilan keputusan.

SIMPOTDA dikelola secara kesisteman dan terintegrasi antara perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, yaitu Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Industri dan Perdagangan, Biro Humas Setda Provinsi Banten, Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten, Biro Perekonomian Daerah Setda Provinsi Banten dan  Kantor Penghubung Provins Banten.

SIMPOTDA menyediakan informasi kepada stakeholders tentang aspek potensi daerah di bidang:

  1. Kebudayaan dan pariwisata
  2. Kelautan dan Prikanan
  3. Pertambangan dan Energi
  4. Pendapatan daerah
  5. Pertanian dan Peternakan
  6. Kehutanan dan Perkebunan
  7. Industri dan Perdagangan
  8. Pos dan Titipan barang dan jasa
  9. Investasi
  10. Jasa dan properti
  11. Telekomunikasi

Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Potensi Daerah (SIMPOTDA) ini berfungsi untuk mengelola data unggulan yang terdapat di daerah, yang akan dikelola dan diinformasikan pada masyarakat, kepada eksekutif atau kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Data yang diberikan disesuaikan dengan kewenangan dari user yang melihat, serta sesuai dengan kerahasiaan dan kegunaan dari data yang akan dikelola atau diinformasikan. Aplikasi ini dikelola oleh dinas atau instansi terkait yang memiliki wewenang dalam mengelola data-data tersebut, sehingga kebenaran dan keterkinian data yang bersangkutan akan terjaga. Juga informasi yang tersebar tidak simpangsiur dan jelas.

Berkaitan dengan era otonomi daerah dimana pemerintahan pusat menyerahakan sepenuhnya kepada pemerintah kabupatan/kota, dalam mengurus dan mengembangkan sendiri daerahnya masing-masing, maka setiap daerah akan mengusahakan semua potensi wilayah yang dimiliki untuk dijadikan peluang guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

 Fitur

·         Bentang , Bentang Alam berisikan informasi mengenai kondisi fisik dari daerah Kabupaten. Penyajian data diberikan secara narasi mengenai kondisi topografis, geologi dan cuaca.

·         Potensi , Potensi menyajikan informasi mengenai kondisi sumberdaya alam dan hasilnya. Sumberdaya alam terdiri dari Unrenewable, Reneable dan Environmental Services.

·         Peta GIS , Berbagai informasi yang berbentuk spatial disajikan dalam fitur ini. Selain peta umum, fitur ini juga menyajikan berbagai peta tematik yang berkaitan dengan kabupaten Provinsi.

·         Download , Informasi mengenai potensi yang lebih spesifik dapat diperoleh dengan mendownload file yang terdapat pada aplikasi ini.

Potensi-potensi Daerah Provinsi Banten






















 

.:: Video Galeri ::.

.:: Photo Galeri ::.