Pantai Sawarna

Pantai Sawarna sebagai objek wisata andalan berjarak 1 (satu) kilometer dari jembatan gantung, yang akan kita temukan setelah melewati hutan dan jalanan yang berkelok dan menurun. Menuju pantai ini hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki atau menggunakan motor. Hal ini dikarenakan ukuran jembatan gantung yang kecil dan hanya memiliki lebar 1 (satu) meter. Pantai Sawarna adalah pantai pasir putih sebagaimana tipikal pantai-pantai di Jawa pada umumnya.
Sebelum mencapai pantainya, sepanjang perjalanan mata kita akan disuguhkan tanaman kacang dan sawah penduduk setempat, yang terdapat di kanan kiri jalan setapak yang akan kita lalui. Sementara, kurang lebih 500 meter di depan sana, tampak luasnya laut yang seolah menyambut kedatangan kita dengan ramah.

Disekitaran Pantai Sawarna ini terdapat Pantai Tanjung Layar. Dinamakan Tanjung Layar karena terdapat dua bukit mirip layar kapal di tengah lepas pantainya. Untuk mendekati bukitnya tidak sulit, karena airnya dangkal dan banyak karang yang bisa membantu untuk mendekat. Akan tetapi, jangan coba-coba untuk berenang melewati batas karang yang bertindak seolah seperti tembok yang menghalangi ombak menuju ke pinggir pantai.

Pemandangan menarik dan tidak terdapat ditempat lain ada di belakang dua bukit tersebut. Dari dekat bukit tempat kita berdiri akan terlihat hempasan ombak yang membentuk karang setinggi 3 meter lebih. Setiap deburan ombak yang membentur karang, akan berhamburan ke atas seperti letusan gunung merapi, dan menghempaskan air yang terbawa angin menghampiri wajah. Sungguh sangat menakjubkan, yang mempunyai ciri keindahan yang sangat khas dan memikat mata kita untuk selalu melihat mengelilingi seluruh pemandangan yang ada di pantai sawarna ini.